BERSIHKAN DIRI DAN HARTA ANDA DENGAN ZAKAT !!!

Zakat secara bahasa mengandung pengertian membersihkan atau mensucikan. Artinya bahwa orang yang mengeluarkan zakat hanyalah orang-orang yang memiliki kesucian dan kebersihan hati saja. Tidaklah mungkin orang yang berhati bersih dan suci enggan untuk memberikan sebagian harta yang ada padanya untuk membantu sesama manusia dalam kebaikan. Dia yakin bahwa apa yang ada padanya baik yang berupa kekayaan, harta benda serta jiwa raga bukanlah miliknya. Dia yakin pula bahwa semua yang ada dilangit dan dibumi adalah milik yang maha memiliki, termasuk diri mereka. orang yang mengeluarkan zakat itu adalah orang yang hatinya bersih dan suci dari sifat kikir dan tamak. Kesucian dan kebersihan diri didapatkan setelah melaksanakan kewajiban membayar zakat.

Harta yang tidak dizakati pada hakekatnya adalah harta yang kotor dan tidak bersih, karena mengandung rasa tidak bersyukur (berterima kasih) kepada Allah. Hati pemiliknya begitu sempit, mementingkan diri sendiri dan memuja harta benda, sehingga ia merasa berat untuk memberikan apa yang seharusnya diberikan sebagai tanda rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kekayaan melebihi kebutuhan. Jadi zakat itu membersihkan atau mensucikan diri seseorang dan hartanya, pahala bertambah dan hartanya menjadi berkah.

Orang yang hatinya kikir, tamak dan loba tidak mungkin mau mengeluarkan uang atau hartanya untuk dibagikan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. Dengan kata lain zakat mendidik hati untuk bersikap dermawan dan tidak kikir untuk kemaslahatan ummat manusia. Zakat mendidik hati untuk memiliki rasa kasih dan sayang kepada setiap makhluk.

Orang yang tidak berzakat adalah tidak memiliki nilai guna dihadapan Allah, karena dia telah melalaikan amanah yang diberikan Allah SWT lewat harta kekayaannya. Orang semacam ini akan menggerogoti ajaran Islam dan pada akhirnya akan merobohkan ajaran Islam itu sendiri. Zakat laksana sholat yang memiliki makna dan nilai wajib bagi seorang muslim. Orang yang tidak melaksanakan zakat laksana orang yang tidak sholat, walaupun ia melaksanakan sholat, puasa ramadhan atau bahkan naik haji beberapa kali. Selain tidak berguna dihadapan Allah orang yang tidak berzakat laksana penyakit yang menggerogoti anggota tubuh manusia yang harus segera disembuhkan secara total, bahkan kalau perlu harus diamputasi supaya tubuh tersebut bersih dari penyakit dan tidak memungkinkan untuk kambuh lagi.

Kataatan seseorang dalam berzakat adalah ujian keimanan bagi seorang muslim dalam melaksanakan ajaran Islam. Karena dalam berzakat, tidak ada aturan yang ada dalam masyarakat secara sosial yang mengharuskan untuk mengeluarkan zakat. Aturan yang mewajibkan berzakat adalah aturan agama. Kalau seseorang tidak berzakat, tidak ada hukuman atau sanksi dari masyarakat. Sanksi yang berlaku adalah sanksi perasaan berdosa. Inilah yang dinamakan keimanan, karena ada perasaan malu untuk melanggar ajaran dan syariat yang diperintahkan Allah SWT.

Sesungguhnya perasaan seperti inilah yang melatih dan menjaga kebersihan hati dari hal-hal yang dilarang Allah SWT. Ini lebih penting untuk menuntun agar setiap manusia senantiasa membersihkan harta dengan kebersihan hatinya. Wallahu a’lam.

Tentang pistaza

Pusat Informasi dan Studi Zakat (Pistaza) merupakan lembaga dakwah dan Pendidikan yang memberikan penyadaran kepada masyarakat tentang pengelolaan zakat, baik melalui lembaga maupun badan amil zakat yang sudah ada. Pistaza memberikan konsultasi kepada setiap lembaga atau warga masyarakat yang membutuhkan informasi seputar zakat. Pistaza juga memberikan pelatihan-pelatihan bagi lembaga dan badan amil zakat untuk peningkatan kapasitas Amil zakat tentang bagaimana menjalankan roda kegiatan secara baik dan proesional. Informasi lebih lanjut lihat blog ini...
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

2 Balasan ke BERSIHKAN DIRI DAN HARTA ANDA DENGAN ZAKAT !!!

  1. M. Taufiqurrahman berkata:

    bagaimana jika kita selama ini lupa membayar zakat, apakah kita wajib membayar zakat yang dulu belum terbayar. Terima kasih

    • pistaza berkata:

      Jika memang belum tahu/tidak tahu maka tidak ada dosa atas perbuatan yang dilakukan seseorang. Tetapi dosa yang dilakukan setelah tahu maka kemurkaan Allah atasnya. Termasuk dalam hal membayar zakat. apabila memang dulu belum tahu maka tidak ada dosa ketika ia tidak bayar zakat, tetapi sekarang anda akan berdosa apabila tidak bayar zakat karena pengetahuan dan kesadaran anda dan insyaallah Allah akan melipatgandakan harta anda apabila anda berzakat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s