APA ITU PENGUATAN MODAL ?

Istilah ini digunakan untuk memudahkan ingatan kita terhadap suatu masalah permodalan yang terjadi di masyarakat. Sesungguhnya program semacam ini bukanlah program yang pertama kali. Sudah banyak program sejenis yang telah dilakukan di beberapa daerah bahkan di beberapa negara untuk penanggulangan kemiskinan. Saya sendiri kurang tahu, kapan lembaga yang sejenis dengan penguatan Modal berbasis masyarakat ini muncul pertama kali di Indonesia? Sejauh yang saya ketahui Penguatan Modal Berbasis Masyarakat (PMBM) ini telah banyak dipraktekkan oleh beberapa koperasi di Indonesia. Di Yogyakarta misalnya, koperasi ”Anggrek Mekar” di Jl Tawes Raya Minomartani, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, yang pernah mendapat penghargaan daerah dan tingkat nasional, memiliki pronsip yang hampir sama dengan PMBM. Di Solo, KOMPIP (Konsorsium Monitoring dan Pemberdayaan Institusi Publik) juga menjalankan prinsip yang hampir sama dengan PMBM. Di tingkat internasional prinsip yang sama juga digunakan oleh Grameen Bank yang di ciptakan Muhammad Yunus di Banglades, India yang menjadikan orang miskin sebagai obyek dalam penyaluran dana Investasi. Demikian juga dengan GGLS (Group Guarantee Lending and Savings) atau kalau boleh diartikan dalam bahasa kita (Indonesia) adalah Peminjaman dan Tabungan berbasis Jaminan Kelompok” yang pernah ada dan diciptakan oleh Kantor Lapangan Save the Children/ Program Anak Asuh di Tepi Barat/Gaza untuk menyebut program peminjaman berbasis kelompok. Gagasan yang dituangkan dalam tulisan ini bisa dikatakan sedikit banyak mengadopsi dari Grameen Bank dan GGLS.

PMBM adalah metodologi peminjaman berbasis kelompok seperti banyak program peminjaman modal yang sukses di hampir seluruh dunia. Program PMBM bertujuan meningkatkan pendapatan perempuan miskin dan keluarganya melalui pemberian pinjaman dan layanan tabungan bagi perempuan pengusaha mikro. Penguatan Modal Berbasis Masyarakat sangat memungkinkan kalangan perempuan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi mereka yang dengan demikian menghasilkan pendapatan yang lebih besar.

Program PMBM menargetkan perempuan yang memiliki usaha mikro atau aktivitas berbasis rumah. Kalau memiliki basis perumahan biasanya mereka tidak memerlukan modal yang besar. Oleh karena itu masyarakat perempuan memulai dengan pinjaman yang kecil, PMBM diharapkan menjadi daya tarik bagi kalangan perempuan dengan aktivitas usaha berpendapatan kecil. Dengan pemberian pinjaman berulang yang berangsur-angsur membesar. Lembaga keuangan mikro bersama para pendamping masyarakat dari aktifis pekerja sosial membantu para perempuan dalam mengembangkan usahanya. Pengembalian uang dengan teratur dan insentif pinjaman berulang memastikan pengembalian yang tepat waktu.

Tabungan kerap merupakan bagian penting dari program Penguatan Modal Berbasis Masyarakat. Kebiasaan menabung digalakkan karena usaha tidak dapat diharapkan untuk berkembang tanpa investasi kembali. Perlu diyakinkan bahwa tabungan diperlukan untuk mengakumulasi modal untuk pertumbuhan usaha mendatang. Tabungan wajib bukan bagian yang diharuskan dalam program PMBM kendati banyak program masih mempertahankan komponen ini.

Pendekatan kelompok solidaritas memungkinkan perempuan yang tidak memiliki akses atas agunan atau jaminan pribadi atau pada sumber kredit lainnya untuk memiliki pinjaman modal kerja. Setelah beberapa waktu, kelompok mengambil alih tanggung jawab yang kian meningkat untuk administrasi tabungan dan pinjaman. Partisipasi dalam kelompok mendorong kaum perempuan saling membantu dan menyokong. Anggota-anggota kelompok bekerja bersama-sama untuk mengatasi permasalahan mereka. Pengalaman kelompok dipadu dengan peluang usaha yang lebih baik meningkatkan kepercayaan diri dari para perempuan.

Untuk memastikan bahwa kalangan perempuan miskin memiliki akses kontinyu atas layanan tabungan dan pinjaman, program PMBM mengenakan bagi hasil atau tingkat sukubunga sesuai pasar atau biaya tambahan layanan, yang penting transparan. PMBM mengenakan bagi hasil atau tingkat sukubunga tadi yang dalam jangka panjang akan mempertahankan nilai modal pinjaman dan menutupi biaya penyediaan layanan. Di saat yang bersamaan, program PMBM berharap menjamin kesinambungan dengan meningkatkan kapasitas kelembagaan keuangan mikro (Micro Finance) (bentuknyan bisa Koperasi, Lembaga keuangan mikro atau BMT) untuk menyediakan layanan keuangan mikro, jauh hingga masa mendatang. Untuk mencapai tujuan ini, Kelompok program turunan PMBM bertujuan menciptakan paguyuban atau koperasi. Jika hal ini tidak dapat dimulai pada awalnya, Salah satu turunan PMBM akan mengoperasikan program PMBM secara langsung dan kemudian pada tahap berikutnya mengalihkan pada staf dan operasi untuk membentuk paguyuban atau koperasi.

Tujuan PMBM
 Meningkatkan akses rumah tangga miskin atas sumber daya institusi yang ada melalui pelibatan mereka dalam layanan peminjaman dan tabungan berbasis jaminan kelompok;
 Meningkatkan sumber daya rumah tangga miskin melalui perbaikan kemampuan dan produktivitas aktivitas ekonomi swadaya; dan
 Memfasilitasi pemberdayaan perempuan melalui kelompok dukungan ekonomi.

Tentang pistaza

Pusat Informasi dan Studi Zakat (Pistaza) merupakan lembaga dakwah dan Pendidikan yang memberikan penyadaran kepada masyarakat tentang pengelolaan zakat, baik melalui lembaga maupun badan amil zakat yang sudah ada. Pistaza memberikan konsultasi kepada setiap lembaga atau warga masyarakat yang membutuhkan informasi seputar zakat. Pistaza juga memberikan pelatihan-pelatihan bagi lembaga dan badan amil zakat untuk peningkatan kapasitas Amil zakat tentang bagaimana menjalankan roda kegiatan secara baik dan proesional. Informasi lebih lanjut lihat blog ini...
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s