Makna Hijrah mengatasi Krisis Bangsa

April Purwanto[1]

 

Peristiwa Hijrah Rasulullah Saw dari Makkah ke Madinah, membawa keteladanan yang besar bagi kehidupan masyarakat saat ini. Bagaimana tidak, peristiwa hijarah rasulullah telah membawa perubahan besar bagi masyarakat Islam waktu itu. Hijrah Rasul tidak pernah diberitahukan sebelumnya, mereka melakukan secara diam-diam. Karena ancaman yang diberikan oleh kaum quraisy kepadanya.

Pada dasarnya hijrah adalah perintah Allah, setelah mendapatkan ancaman yang bergitu besar terhadap kehidupan Rasul dan para Umatnya.  Rasul melaksanakan dengan kesungguhan jiwa, tanpa mengeluh sedikitpun untuk meninggalkan rumah tempat tinggalnya, harta kekayaan dan keluarga. Semuanya ditinggalkan karena mendapatkan panggilan Allah untuk melakukan hijrah.

Pelajaran dari Hijrah

Yang menarik untuk dijadikan teladan masyarakat modern saat ini yang pertama adalah bahwa hijrah dilakukan dengan sangat rahasia. Hijarah merupakan upaya rasulullah untuk melakukan perubahan dari tempat yang buruk menuju tempat yang baik. Bisa juga dimaknai bahwa hijrah adalah berjalan dari kesesatan menuju cahaya Ilahi. Hijrah bukan sajamneggerakkan fisik jasmani tetapi juga menggerakkan hati. Inilah essensi hijrah yang tidak bisa ditebak. Kebaikkan yang kita lakukan tidak harus diperlihatkan, karena akan bernilai riya’ (pingin dilihat orang). Yang tahu hanya hati saja.

Kedua,  Nabi dalam berhijrah menyewa seorang bayaran dari kaum musrikin Makkah untuk menunjukkan jalan menuju Madinah melewati jalan yang jarang dilewati orang. Ini artinya dalam bermuamalah tidak memandang siapa yang diajak bertransaksi, asalkan mereka bisa dipercaya. Demikianlah bentuk toleransi rasulullah Saw dalam bermuamalah dengan sesama manusia. Rasa kasih sayang lebih dikedepankan daripada rasa kebencian dan ketidaksukaan karena perbedaan. Rasa kasih sayang inilah yang sesungguhnya akan menimbulkan kepercayaan yang tinggi dan pantang untuk berkhianat kepada orang yang dipercayai ataupun orang yang mempercayai.

Ketiga, Rasulullah meninggalkan seluruh harta kekayaannya yang ada di Makkah hanya karena seruan Allah untuk hijrah dan menuju kebaikkan yang menjadi harapan di masa yang akan datang. Artinya Rasulullah berani merelakan seluruh harta kekayaan yang dimilikinya untuk suatu kebaikan yang lebih banyak yaitu untuk masyarakat Islam.

            Hikmah Hijrah bagi Persoalan bangsa

Kebakaran hutan, kekeringan, PHK terjadi di mana-mana, Biaya pendidikan semakin tidak terjangkau, mahalnya biaya rumah sakit, masih maraknya korupsi, dan lain sebagainya menjadikan keprihatinan bangsa ini. Orang-orang melakukan itu semua dengan alasan terpaksa.Mereka merasa haus akan kekayaan materi. Berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkan kekayaan materi. Politikus melakukan korupsi, Pejabat memeras rakyat dan pedagang berbuat curang karena menginginkan kekayaan materi. Kekayaan materi telah menjadi sesuatu yang dicari. Orang bekerja juga untuk mendapatkan kekayaan materi. Berapapun banyaknya kekayaan materi yang ditimbun seseorang, ternyata orang akan merasa kekurangan. Dorongan orang mencari kekayaan materi telah mempengaruhi seseorang untuk melakukan tindakan terpuji ataupun tercela.

Hijrah mengajarkan kepada kita untuk lebih mementingkan memikirkan umat daripada kekayaan materi. Hijrah mengajarkan pengorbanan seseorang untuk mendaaptkan kemuliaan di hadapan Allah Swt. Hijrah menghindari perilaku riya yang hanya akan merasa senang apabila perbutan baiknya dilihat oleh masyarakat.

[1] April Purwanto, S.Ag, M.E.I

Dosen Luar Biasa  Jurusan PMI Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Sunan Kalijaga Yogyakarta

Tentang pistaza

Pusat Informasi dan Studi Zakat (Pistaza) merupakan lembaga dakwah dan Pendidikan yang memberikan penyadaran kepada masyarakat tentang pengelolaan zakat, baik melalui lembaga maupun badan amil zakat yang sudah ada. Pistaza memberikan konsultasi kepada setiap lembaga atau warga masyarakat yang membutuhkan informasi seputar zakat. Pistaza juga memberikan pelatihan-pelatihan bagi lembaga dan badan amil zakat untuk peningkatan kapasitas Amil zakat tentang bagaimana menjalankan roda kegiatan secara baik dan proesional. Informasi lebih lanjut lihat blog ini...
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s